Kamis, 17 November 2022
Duduk Dulu Jangan Lupa Jadi Manusia
Halaman 31-39
Refleksi
Orang tua yang gemar marah dan mengengkang, kadang juga datang dari khawatir dan bayangan masa lalu yang selalu dicoba untuk disimpan dan ditekan, yang kemudian keluar menjadi hal-hal yang membuat anak menjadi persis seperti mereka.
Luka-luka mu adalah hal yang bisa sembuhkan dirimu sendiri,sampai mampu bantu orang lain sembuhkan miliknya. Tidak apa memiliki kekurangan, kadang kamu tidak bisa paksa orang selain dirimu sendiri untuk terima kekuranganmu. Mari kerja sama beres beres rumah. Agar semua yang tinggal didalamnya, tahu harus pulang kemana tanpa perlu cari rumah ditempat lain. Terima,Akui,Pelajari dan Perbaiki.
Hey, terimakasih sudah berjuang.
Sekarang dengarkan diri perlu apa,
beri yang manis manis.
Tubuhmu, berhak dapat apresiasi
dan dicintai dengan romantis juga.
Setidaknya oleh dirimu sendiri dulu.
Rumah adalah tempat ajarkan banyak emosi. Bahagianya tertawa, sakitnya terluka, sampai betapa lega setelah menangis. Kita belajar lagi melihat rumah, meski agak ingatkan luka, ia akan ditemani ingatan bahagia.
Kita begitu saling menyayangi dan menyakiti.
Kita begitu saling memperkuat masing-masing diri.
Dekatilah dirimu sendiri,
maka dunia akan mendekatkan apa yang
kamu butuhkan.
Jika kamu sedang berada di tempat yang
membuatmu merasa tidak dicintai, mungkin
kamu lagi perlu belajar mencintai dirimu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar